Tips & Teknik Membaca untuk Mendongkrak Performa Belajar

Membaca adalah salah satu dari sekian cara untuk memperkaya pengetahuan. Akan tetapi terkadang membaca menjadi tidak menyenangkan ketika waktu yang dimiliki cukup singkat, sedangkan teks yang dihadapi sangat melimpah.

Oleh karenanya, diperlukan metode atau teknik membaca yang tepat bagi Anda, sehingga dapat meraih informasi yang diperlukan.

Di artikel ini saya coba paparkan teknik-teknik yang mungkin dapat Anda coba. Semuanya terangkum dalam uraian di bawah.

Teknik Membaca

Ada sekitar 5 teknik yang saya uraikan. Tentukan mana yang lebih cocok sesuai dengan kondisi yang Anda hadapi.

1. Scanning

Anda mungkin lebih banyak menggunakan metode ini daripada teknik lainnya. Pemindaian berguna untuk menelusuri informasi yang spesifik (seperti kata kunci, angka, nama, dll.) sambil mengabaikan perincian lain.

Ada tiga hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memindai suatu materi:

  • Tujuan – apa yang seharusnya anda cari?
  • Jenis bahan yang akan dipindai – di mana saya dapat memperoleh informasi yang saya butuhkan?
  • Tata letak – bagaimana info yang diperlukan berada dalam materi?

Buku telepon, papan menu, dan kotak masuk email semuanya memiliki tata letak tersendiri.

Artikel yang pembahasannya mendalam dan novel yang penuh dengan kata-kata adalah literatur yang paling sulit dipindai. Terutama jika bacaan terebut hanya berupa teks, tidak didukung gambar atau diagram.

Lakukan pemindaian konten saat:

  • memeriksa kotak pesan yang masuk. Memindai adalah metode yang bagus karena memungkinkan Anda dengan cepat menyaring pesan yang paling urgen. Baca baris subjek dan tentukan apakah informasi tersebut layak mendapat perhatian Anda atau tidak.
  • membeli buku. Pindailah rak untuk membeli buku yang tertarget. Mulailah dengan melihat judul atau item. Serta gunakan jari sebagai panduan.
  • memilih makanan. Jika restoran cepat saji menawarkan lebih dari 10 kategori menu pilihan, sedang Anda hanya memiliki waktu 15 menit, maka gunakan teknik scanning. Fokuskan arah mata Anda pada pola yang sudah dikenal. Seperti kata-kata ‘makanan ringan’ atau ‘jus buah’. Lalu simak menu yang ada dalam kategori tersebut.

Secara umum, metode scanning cukup efektif untuk menelusuri daftar yang tertata, seperti dalam surat kabar dan buku telepon. Teknik ini tergolong relevan untuk menelusuri informasi yang spesifik dalam waktu singkat.

2. Skimming

Tidak seperti pemindaian, proses skimming memerlukan waktu lebih. Anda harus terlebih dahulu mendapatkan ide utama sebelum mencari informasi pendukung yang lebih detail.

Teknik ini paling relevan diterapkan dalam menggali informasi pada karya-karya non-fiksi.

Mirip dengan teknik membaca lainnya, Dalam skimming, Anda perlu menetapkan hal-hal berikut:

  • Tujuan– apa yang Anda perlukan dari materi ini?
  • Gagasan Utama– apa pesan utama atau ide pokok dari karya ini?
  • Data Pendukung– bagaimana saya dapat membuktikan bahwa ini adalah gagasan utama dari materi?

Harap dicatat bahwa Anda mungkin tidak bisa mendapatkan seluruh informasi melalui metode ini. Gunakan HANYA pada hal-hal yang diperlukan dengan menyaring materi penting seperti kontrak, novel, atau makalah penelitian.

Metode ini TIDAK disarankan bagi anda yang ingin memperoleh informasi secara detail.

Lakukan skimming pada saat:

  • membaca ulasan. Butuh pendapat pihak ketiga sebelum membeli produk? Skimming digunakan untuk mendapat kesan keseluruhan sebuah produk atau jasa. Amati 4 pokok testimonial pelanggan, yaitu: judul, pro, kontra, dan rekomendasi.
  • presentasi dadakan. Apakah Anda diminta berpidato dalam satu jam? Selama memiliki skrip (meski kurang akrab dengan topik di dalamnya), Anda dapat menelusuri bagian-bagian penting dan selebihnya lakukan improvisasi. Yang penting adalah Anda memahami pesan utama yang ingin disampaikan kepada audiens.
  • penelitian cepat. Katakanlah Anda perlu membaca blog populer. Skimming cukup bagus untuk meliput dasar-dasarnya. Baca beberapa paragraf, lalu ambil masing-masing gagasan utamanya.
  • meninjau untuk ujian. Skimming juga sangat berguna jika Anda ingin meninjau apa yang telah Anda pelajari. Hal ini tepat jika Anda sudah akrab dengan materinya. Melakukan skimming terhadap beberapa kalimat dapat menyegarkan ingatan Anda pelajari.

Jika Anda butuh banyak informasi dalam waktu sesingkat, skimming bisa menjadi metode terbaik Anda. Ingat, dalam kasus tertentu, lewati beberapa bagian yang tidak perlu untuk menghemat waktu.

3. Selecting

Yaitu memilih teks dan bagian-bagian teks sesuai kebutuhan. Teknik ini diterapkan sebelum Anda membaca, misalnya saat membaca judul-judul berita di surat kabar. Anda memilih judul mana saja yang kira-kira perlu di baca.

4. Skipping

Yaitu mengabaikan atau melompati bagian yang tidak perlu, atau bagian yang sudah difahami. Jangan buang-buang waktu mengulas materi yang Anda sendiri telah mengetahuinya secara detail.

5. Detailed reading

Yaitu membaca secara detail, baik dari gagasan pokok, hingga semua gagasan penjelas. Metode ini dilakukan jika anda sedang memerlukan informasi secara mendetail.

Tips Membaca 

Jika anda suka membaca buku, mungkin beberapa tips sederhana ini akan membantu menguasai materi dan menjaga buku agar tidak cepat rusak.

Tidak sedikit dari kita, pada saat melakukan aktifitas membaca, lupa akan keadaan buku yang kita baca. Sehingga menyebabkan keadaan buku cepat rusak dan lain sebagainya.

Banyak sekali yang mungkin anda lakukan saat membaca. Namun dari segi teknisnya, banyak kebiasaan yang justru merugikan.

Oleh karena itu, ada baiknya Anda perhatikan beberapa hal berikut:

1. Tentukan bahan bacaan

Tidak sedikit dari kita membaca teks yang mungkin tidak diperlukan, karena tidak mempertimbangkan terlebih dahulu. Padahal dalam materi bacaan terdapat konten yang belum tentu cocok untuk ditelaah.

Jadi, sebelum membaca, tentukanlah bahan apa saja yang akan kita simak.

2. Bacalah dengan cermat

Kebanyakan orang melupakan keceramtan dan ketelitian saat membaca. Karena ini bisa menyebabkan misinterpretasi. Akibatnya, maksud yang dikehendaki penulis tidak serta merta sesuai dengan apa yang difahami pembaca.

Hingga terdapat istilah “reading comprehension”.

Ini lah poin dari membaca. Memahami apa yang kita baca.

3. Lakukan secara rutin

Rutinitas dalam membaca sangat dibutuhkan karena dapat membantu menamatkan buku bacaan, sehingga kita memahami konten buku tersebut secara global. Di samping itu, rutinitas juga menumbuhkan kebiasaan positif guna meraih wawasan yang lebih luas.

Jadi, membaca membutuhkan komitmen dan konsistensi, agar apa yang sudah dibaca bisa berbekas di benak kita.

4. Tips Tambahan

Bila anda ingin membaca buku dengan benar, hendaknya perhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Jangan melipat halaman buku, gunakan pembatas buku agar tetap awet dan tidak mudah rusak.
  • Pastikan anda meletakkan buku kembali pada tempatnya.
  • Gunakan jari atau alat-alat bantu lainnya untuk membimbing arah mata pada setiap kata/kalimat yang kita baca.
  • Hindari makan/minum saat membaca, kecuali jika haus.
  • Hindari posisi malas, seperti membaca sambil tidur-tiduran yang justru mempengaruhi timbulnya rasa ngantuk.
  • Agar kesehatan mata tetap terjaga, bacalah ditempat yang terang, serta dalam keadaan tidak lapar.
  • Carilah tempat yang mendukung konsentrasi Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *