sejarah awal mula kedatangan islam di indonesia

Sejarah Awal Mula Kedatangan Islam di Indonesia

Diposting pada 126 views

Hingga kini, kedatangan islam di Indonesia masih dalam perdebatan, sebab tidak ditemukan secara pasti kapan tepatnya islam masuk di Indonesia.

Kejadian ini termasuk hal yang wajar, mengingat Indonesia terbentang luas, dan terdiri dari banyak pulau.

Islam datang secara bertahap, dimana terdapat suatu wilayah yang sudah dikunjungi para penyebar islam, sedang di wilayah lain masih belum.

Perlu dicatat, keberadaan islam di nusantara tidak lepas dari peran islamisasi yang dilakukan orang-orang luar.

Prosesnya terdiri dari tiga fase, yaitu:

1) Singgahnya pedagang-pedagang muslim di pelabuhan nusantara.

2). Terdapat komunitas muslim di beberapa wilayah kepulauan Indonesia

3). Berdirinya kerajaan Islam.

Jauh sebelum berkembangnya kerajaan islam nusantara, islam telah dikenalkan oleh para pedagang muslim. Umumnya mereka tinggal di wilayah pantai.

Ada yang menyebutkan kedatangan islam di Indonesia terjadi sekitar di abad ke 7 Masehi. Pada abad tersebut para pedagang muslim dari Arab, Persia, dan India sudah berdatangan di nusantara.

Diperkirakan sejak tahun 674 masehi, koloni-koloni arab di barat laut Sumatera berkembang. Tepatnya di wilayah Barus, derah penghasil kapur barus yang terkemuka.

Proses pengenalan islam di bumi pertiwi tidak lepas dari peran kerjasama politik negara-negara saat itu.

Perkembangan pelayaran dan perdagangan internasional  terjadi antara kerajaan islam di bawah kendali Bani Umayah, kekaisaran Cina, dan kerajan Sriwijaya di Asia Tenggara. Hal ini menimbulkan proses akulturasi budaya. (Badri Yatim, 2003:103.)

Keterangan lain menyebutkan bahwa islam masuk ke Indonesia sekitar abad 13 M.

Hal ini ditandai dengan adanya kerajaan-kerajaan islam di beberapa wilayah, seperti Samudera Pasai, Perlak, dan Palembang.

Sementara itu, terdapat makam Fatimah binti Maimun dai Leran, Gresik yang bertuliskan tahun 475 H, atau 1082 M.

Hal ini menjadi bukti bahwa di sekitar abad tersebut keberadaan islam di nusantara sudah kentara.

Corak pengenalan agama ini di Indonesia lebih menekankan pada pendekatan tasawuf. Namun demikian, tasawuf yang berkembang saat itu adalah Tasawuf Suni. Hal ini menjadi penyebab mengapa faham Suni dapat dirasakan sekarang.

Sedang penekanan pada aspek fiqih berkembang belakangan. Terutama pasca berdirinya kerajaan islam di nusantara. Mengingat hukum islam diperlukan dalam tatanan negara. Hal ini menempatkan fiqih pada posisi yang urgen. (Azhari Akmal Tarigan, 2004:3)

Penyebaran islam dikenal masif setelah berdirinya kerajaan islam di nusantara. Otoritas penguasa saat itu memberikan dukungan yang seluas-luasnya kepada para penyebar islam menebar peran mereka.

Disamping itu, terdapat penaklukan yang dilakukan kerajaan muslim ke pada kerajaan hindu. Seperti yang terjadi pada kerajaan majapahit dan pajajaran, sehingga membuka ruang gerak yang bebas bagi para penyebar islam di negeri taklukkan.

_________

Sumber:

Amir Nuruddin dan Azhari Akmal Tarigan, 2004, Hukum Perdata Islam di Indonesia, Studi Kritis Perkembangan Hukum Islam dari Fiqih UU No 1/ 1974 Sampai KHI, Jakarta, Prenada Media.

Badri Yatim, 2003, Sejarah Peradaban Islam, Dirasah Islamiyah II, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.