Perbedaan Phrase, Clause, dan Sentence dalam Bahasa Inggris

Unsur terkecil dalam bahasa yaitu huruf, kemudian kata. Saya kira, dua hal tersebut tidak perlu dibahas, sebab Anda telah memahami perbedaannya.

Yang perlu kita soroti sekarang adalah bagaimana memahami perbedaan phrase, clause, dan sentence.

Bagi pemula, memahami ketiganya memerlukan perhatian ekstra. Apalagi jika ia membandingkan clause dan sentence, kemungkinan besar akan sangat membutuhkan OSKADON.

pusing

Oleh karena itu, saya upayakan sebisa mungkin bagaimana Anda mengerti.

Kita mulai dari phrase dulu..

Siapkan konsentrasi Anda !!!

Pengertian dan Contoh Phrase

Secara sederhana, dalam tata bahasa, phrase adalah rangkaian kata yang mengandung arti, namun tidak berpola Subjek + Predikat.

  • book store (toko buku)
  • red car (mobil merah)
  • come in (masuk)

Untuk mengetahui phrase secara mendalam, baca pengertian, pembagian, jenis dan contoh phrase bahasa Inggris pada artikel saya sebelumnya.

Lalu apa perbedaan phrase dan clause?

Berbeda dari phrase, Clause (klausa) adalah rangkaian kata yang terdiri dari subjek (pelaku) dan predikat (penjelas subjek).

  • I learn (“I” sebagai subjek, dan “Learn” sebagai predikat)
  • We speak English (“We” sebagai subjek, dan “speak English” sebagai predikat)

Pada masing-masing contoh di atas, kita melihat adanya subjek dan predikat.

Perlu diketahui, clause terbagi menjadi dua, yaitu independent clause (Induk klausa) dan dependent clause (anak klausa).

Independen clause adalah klausa yang dapat berdiri sendiri. Ia tidak terikat dengan klausa lain, seperti:

  • I will study. (Saya akan belajar.)

Dependent clause yaitu klausa yang terikat dengan independent clause.

  • If I am happy, (Jika saya senang,)

Klausa di atas memerlukan klausa independent untuk melengkapi makna. Sehingga jika kita sempurnakan, maka akan tampak seperti berikut:

  • If I am happy, I will study. (Jika saya senang, saya akan belajar.)

Dependent clause: if I am happy
Independent clause: I will study

Perbedaan Clause dan Sentence

Sentence (kalimat) yaitu rangkaian subjek dan predikat yang membentuk makna secara utuh.

  • I will help you. (Aku ingin menolong mu.)

Jika kita amati, ternyata terdapat titik kesamaan antara sentence di atas dengan independent clause. Hanya saja, sebuah kalimat bisa terdiri dari satu klausa atau lebih.

Contoh sebuah kalimat yang terdiri dari satu klausa independent:

  • I will learn English.

Contoh sebuah kalimat yang terdiri dari dua klausa:

  • I am happy And I will learn English. (terdiri dari dua independent clause)
  • If i am happy, I will learn English. (terdiri dari satu dependent clause, dan satu independent clause)

Contoh sebuah kalimat yang terdiri dari tiga klausa:

  • I will learn English if you teach me and make me happy. (terdiri dari satu independent clause, dan dua dependent clause)

Jadi dapat disimpulkan, sentence adalah rangkaian subjek dan predikat yang maknanya utuh. Sedang clause adalah rangkaian subjek predikat yang maknanya ada yang utuh ada juga yang tidak. Yang utuh disebut indendent clause (dalam hal ini sama dengan kalimat), yang tidak utuh disebut dependent clause (bukan kalimat).

Nah, jika anda masih mengalami kesulitan, mari kita diskusikan !! Silahkan lampirkan pertanyaan anda dalam kotak komen.

Demikian penjelasan saya.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *