Pengertian, pembagian, jenis, dan contoh verb

Pengertian, Pembagian, Jenis, & Contoh Verb Secara Lengkap

Verb disebut juga dengan kata kerja. Ia menggambarkan tentang apa yang dilakukan, atau apa yang terjadi. Karenanya jika didefinisikan, verb adalah kata yang menyatakan aksi (Act), kejadian (happen), dan realitas (state of being).

Pembagian

Berdasarkan pengertian di atas, kita melihat kata kerja terbagi menjadi tiga, yaitu Action, Stative, dan state of being.

Action verb

Yaitu kata kerja yang menunjukkan tindakkan yang nyata.

Action verb mencakup aktifitas (activity), proses (process), dan aksi sesaat (momentary action).

Berikut beberapa contoh Action Verb :

Activity

  1. Eat : I eat rice everiday. (Saya makan nasi setiap hari.)
  2. Drink : She drinks the water. (Dia meminum airnya.)
  3. Sit : You sit on the chair. (Kamu duduk di atas kursi.)
  4. Read : They read the book. (Mereka membaca buku.)

Process 

  1. Increase : The factory increases fast. (Perusahaan itu meningkat cepat)
  2. Decrease : My money decreases slowly. (Uang saya berkurang dengan lambat.)
  3. Change : He changes the color of the wall. (Dia mengubah warna dindingnya.)
  4. Grow : This tree grows well. (Pohon ini tumbuh dengan baik.)

Momentary Action

  1. Jump : At that time, I was jumping. (Pada saat itu, aku sedang melompat.)
  2. Swing : He swings the sword. (Dia mengayunkan pedang.)
  3. Stab : She stabs the meat. (Dia menusuk daging.)
  4. Hit : You hit a tree. (Kamu memukul sebuah pohon.)
Stative Verb

Yaitu kata kerja yang tidak menunjukkan aksi yang tampak. Istilah ini biasa saya sebut dengan non-action verb.

Kata kerja stative mencakup emosi, mental, ukuran (measurement), kebutuhan dan kecenderungan, serta kepemilikan.

Berikut adalah beberapa contoh Stative Verb :

Emosi

  1. Hate : Do you hate me? (Apakah kamu membenciku?)
  2. Love : We love our parents. (Kami mencintai orang tua kami)
  3. Miss : She doesn’t miss her mom. (Dia tidak merindukan ibunya)
  4. Like : I like this book. (Aku suka buku ini)

Mental

  1. Agree : I agree to your opinion. (Aku setuju pendapatmu.)
  2. Think : I think about ship. (Aku berfikir tentang kapal.)
  3. Understand : Do you undersatand? (Apakah Anda paham?)
  4. Remember : They remember our experiance. (Mereka ingat pengalaman kami.)

Ukuran

  1. Cost : My jaket costs over three millions. (Jaketku berharga lebih dari tiga juta.)
  2. Weight : This stone weights ten kilograms. (Batu ini beratnya sepuluh kilogram.)
  3. Owe : I owe you nine thousands. (Saya berhutang sembilan ribu padamu)

Kebutuhan & Kecendrungan

  1. Need : I need the book. (Aku perlu bukunya.)
  2. Wish : She wishes a candy. (Dia mengharapkan sebuah permen.)
  3. Prefer : You prefer meatball. (Kamu lebih suka bakso.)
  4. Want : I want a cup of tea. (Aku ingin secangkir teh.)

Kepemilikan

  1. Have : Do you have a bike? (Apakah kamu memiliki sepeda?)
  2. Belong : The book belongs to me. (Buku itu milik saya.)
  3. Possess : They possess that new house. (Mereka memiliki rumah baru itu.)
  4. Own : Andy owns this car. (Andy memiliki mobil ini.)

State of being

yaitu kata kerja yang menghubungkan subjek dengan penjelas (complement).

  • She is smart. (Dia cerdas.)

Kata “is” menghubungkan kata “she” dengan “smart”

Jika kita lihat dari kacamata bahasa Indonesia, kalimat “Dia cerdas” tidak memiliki kata kerja.

Namun dalam aturan tatabahasa Inggris, setiap kalimat harus memiliki verb.

Karena kata “cerdas” di atas bukanlah kata kerja. Jadi Anda perlu menambahkan “be”. Kata “be” inilah yang disebut dengan state of being.

Kata “be” mencakup are, am, is, was, were, been.

Coba anda simak contoh perubahan “be”, berikut artinya di bawah ini:

  • You will be OK (Anda akan baik-baik saja.) – tidak memiliki arti
  • I am happy (Aku bahagia.) – tidak memiliki arti
  • You are a teacher. (Anda adalah seorang guru.)
  • She is my student. (Dia adalah murid saya.)
  • We were there yesterday. (Kami berada di sana kemarin.)
  • He was here last night. (Dia berada di sini tadi malam.)
  • I have been a pilot for two years. (Saya telah menjadi seorang pilot selama 2 tahun.)

Jenis

Ada banyak jenis verb yang digunakan dalam kalimat. Semuanya ditinjau dari aspek-aspek berikut:

Dilihat dari bentuknya

1. Present verbs

Yaitu kata kerja sederhana yang biasa digunakan untuk waktu di masa sekarang (present). Seperti Study dan Sing.

  • I study English everyday. (Saya belajar bahasa Inggris setiap hari.)
  • I sing a song. (Saya menyanyikan sebuah lagu.)

2. Past verbs

Kata kerja ini biasa digunakan untuk menyatakan tindakan yang terjadi di masa lampau (past), seperti Studied dan Sang.

  • He studied English yesterday. (Dia mempelajari bahasa Inggris kemarin.)
  • I sang a song lastnight. (Saya menyanyikan sebuah lagu tadi malam.)

3. Participle

Yaitu verb berfungsi sebagai kata kerja atau kata sifat. (Nanti akan saya bahas dalam artikel selanjutnya)

Contoh Verb 3: Studied, Interested.

  1. Kata kerja: She has studied English. (Dia telah mempelajari bahasa Inggris.)
  2. Kata sifat: She is interested in English. (Dia tertarik pada bahasa Inggris.)

Contoh Verb-ING: Singing, Interesting

  1. Kata kerja: She is singing this song. (Dia sedang menyanyikan lagu ini.)
  2. Kata sifat: This song is interesting. (Lagu ini menarik.)

Jika bentuk verb ini saya buat skema, maka akan seperti berikut:

  • Study, studied, studied
  • Sing, sang, sung
Dilihat dari macamnya

1. Regular verbs 

Yaitu kata kerja yang beraturan. Dalam bentuk past-nya, terdapat tambahan d/ed.

  • Present: Today I watch (Hari ini saya menonton TV.)
  • Past: Yesterday I watched (Kemarin saya menoton TV.)

Perhatikan skema berikut:

  • Watch, watched, wathed
  • Listen, listened, listened
  • Open, opened, opened

2. Irregular verbs 

Yaitu kata kerja yang tidak beraturan. Kata kerja ini mengalami perbedaan tulisan dan suara pada bentuk lampaunya.

  • Perbedaan tulisan: Today we eat, Yesterday we ate
  • Perbedaan suara: To day we read (ri:d), Yesterday we read (red)

Jika saya buatkan skema, maka contohnya adalah sebagai berikut:

  • Sing, sang, sung
  • Drink, drank, drunk
  • Dig, dug, dug
  • Read, read, read
Dilihat dari perannya

1. Ordinary verbs (Main verbs)

Yaitu kata kerja yang berperan menjelaskan subjek.

  • We study English. (Kita mempelajari bahasa Inggris)
  • They feel happy. (Mereka merasa bahagia.)
  • I have a book. (Saya memiliki sebuah buku.)

2. Auxiliary verbs  (biasa disebut Helping verbs) 

Yaitu kata kerja yang berperan untuk memberi arti tambahan pada ordinary verbs.

  • We are studying English. (Kita sedang mempelajari bahasa Inggris.)
  • They don’t feel happy. (Mereka tidak merasa bahagia.)
  • I must have a book. (Saya harus memiliki sebuah buku.)

Kata “are, don’t dan must” memberi tambahan arti pada “studying, feel dan have”.

Perlu diketahui, auxiliary verbs diantaranya berupa:

  • to be (am, are, is, was, were, be, been)
  • to do (do, does, did)
  • to have (have, has, had)
  • modal (will, can, must, dll)

Auxiliary verb biasa digunakan dalam kalimat pernyataan, pertanyaan dan larangan.

Pernyataan: “We are learning English” (Kita sedang mempelajari bahasa Inggris.)

Pertanyaan :“Do you study English?”, (Apakah Anda mempelajari bahasa Inggris?)

Larangan: “Do not touch me!”. (Jangan menyentuh saya!)

Dilihat dari objeknya

Jenis verb ini terbagi menjadi tiga, yaitu:

1. Transitive verbs

Yaitu kata kerja yang memiliki satu objek. Perhatikan kata “English” yang menjadi objek:

  • I study English. (Saya mempelajari bahasa Inggris.)

2. Detransitive verbs

Yaitu kata kerja yang memiliki dua objek. Kata “you” dan “a book” menjadi objek dari “gave” pada contoh berikut:

  • I gave you a book. (Saya memberi Anda sebuah buku.)

3. Intransitive verbs

Yaitu Kata kerja yang tidak memiliki objek.

  • I run (saya berlari.)
  • They sit (Mereka duduk di sana.)

Dilihat dari pembentukan kalimat

Meski kita mengikut-sertakan kata kerja, belum tentu kata kerja tersebut dapat membentuk kalimat dengan sempurna. Dilihat dari aspek ini, ada dua jenis verb yang perlu Anda fahami:

1. Fenite verbs

Yaitu kata kerja yang membentuk kalimat secara utuh.

  • The girl is beautiful. (Wanita itu cantik.)

2. Non fenite verbs

Yaitu kata kerja yang tidak membentuk kalimat secara utuh.

  • The girl who speaks English …. (Wanita yang berbicara bahasa Inggris…)

Contoh kalimat di atas bila kita sempurnakan, akan seperti berikut:

  • The girl who speaks English is beautiful. (Wanita yang berbicara bahasa Inggris itu cantik.)

Pada penyempurnaan di atas terdapat dua kata kerja, yaitu “speaks” dan “is”. Kata “speaks” disebut non-fenite verb, sedang kata “is” disebut fenite verb.

Kesesuaian Verb

Jika Anda menyusun kalimat, perhatikan kesesuaian verb dengan subjeknya (sesuaikan dengan orang dan jumlahnya), serta sesuaikan dengan waktunya.

Contoh kesesuaian verb dengan subjek

  • I am Susan. (Aku Susan.)
  • Susan is here. (Susan berada di sini.)
  • Andi and Susan go there. (Andi dan Susan pergi ke sana.)
  • You are my teacher.  (Anda adalah guru saya.)
  • She is my friend. (Dia adalah rekan saya.)

Contoh kesesuain verb dengan waktu:

  • Now I am happy. (Sekarang saya bahagia.)
  • Yesterday I was happy. (Kemarin saya bahagia.)
Note:

1. Tambahkan s/es pada kata kerja jika subjeknya adalah he, she, it, atau satu nama orang/sesuatu yang kita tunjuk.

  • He studies. (Dia belajar.)
  • She jumps. (Dia melompat.)
  • It works. (Ini berfungsi.)
  • Dony sings. (Dony bernyanyi.)
  • That cat runs fast. (Kucing itu berlari kencang.)

2. Perhatikan perubahan “be” di bawah sesuai dengan waktunya (present/past) :

Present Past
I am I was
You are You were
They are They were
We are We were
He is He was
She is She was
It is It was
Istilah - Istilah Verb

Ada banyak istilah verb yang perlu Anda kenal. Semuanya terangkum dalam daftar di bawah ini:

  • Ordinary verb : kata kerja inti
  • Auxiliary verb : kata kerja bantu
  • Transitive verb : kata kerja yang memiliki satu objek
  • Detransitive verb : kata kerja yang memiliki dua objek
  • Intransitive verb : kata kerja yang tidak memiliki objek
  • Action verb : kata kerja yang mengandung aksi
  • Stative verb : kata kerja non aksi
  • Regular verb : kata kerja beraturan
  • Irregular verb : kata kerja tidak beraturan
  • Linking verb : kata kerja yang menghubungkan subjek dengan pelengkap
  • Causative verb : kata kerja yang menyebabkan orang lain melakukan sesuatu.
  • Fenite verb : kata kerja yang membentuk kalimat secara sempurna.
  • Non finite verb : kata kerja yang tidak membentuk kalimat.

Untuk semua istilah dan jenis verb di atas yang belum jelas, dapat Anda tanyakan langsung kepada kami.

  • 3
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.