oleh

Pengertian, Daftar dan Contoh Linking Verb dalam Kalimat

-Grammar-453 views

Salah satu unsur terpenting dalam kalimat bahasa Inggris adalah verb (kata kerja). Tanpa ini, kalimat yang kita susun bisa dipastikan keliru. Namun ada juga kata kerja yang tak kalah penting. Yaitu kata kerja penghubung yang biasa disebut dengan linking verb.

Linking Verb berasal dari dua kata, Link artinya menghubungkan, dan Verb artinya kata kerja. Sehingga menurut bahasa, lingking verb adalah kata kerja yang dapat menghubungkan. Namun menurut istilah, Linking verb adalah kata kerja intransitif yang berfungsi untuk menghubungkan Subject dan Complement-nya (pelengkap subjek).

Kata kerja intransitif adalah kata kerja yang tidak mempunyai objek. Contoh: I Jump (saya lompat), She came here (dia datang kemari).

Agar Anda memahami bagaimana susunan linking verb dalam kalimat, cobalah perhatikan ilustrasi sederhana berikut:

  • Saya senang (I: saya, Glad: senang)

Untuk menyusun kalimat diatas, kita tidak langsung merangkainya menjadi “I glad”. Sebab dalam setiap kalimat, harus ada kata kerja. Karena dalam redaksi “Saya senang” tidak ditemukan kata kerja, maka kita tambahkan Linking verb. Sehingga menjadi:

  • I am glad (am adalah kata kerja)
  • I was glad (was juga kata kerja)

Kata “am dan was” ini juga dapat diganti dengan linking verb lain, seperti:

  • I feel glad. (Aku merasa senang)
  • I look glad. (Aku kelihatan senang)
  • I turn glad. (Aku berubah senang)
  • I seem glad. (Aku tampak senang)
  • I become glad. (Aku menjadi senang)

Mudah, bukan?

Daftar Linking Verb

Ada beberapa Linking verb yang perlu anda ketahui, diantaranya yaitu:

Appear Feel Look
Be (are, am, is, was, were, been) Get Prove
Become Go Remain
Come Grow Seem
Fall Keep Smell
Turn Weigh Sound
Stay Taste Think

Contoh Linking Verb dalam Kalimat

Serangkaian daftar linking verb di atas tampaknya kurang mengena jika tidak dibuat contohnya dalam kalimat. Karena itu, simak semua contoh linking verb di bawah ini:

  • It you feel sleepy, go back to your room! (Jika kamu ngantuk, kembalilah ke kamarmu!)
  • You are smart (Kamu itu pintar )
  • They look strong. (Mereka kelihatan kuat)
  • I get old. (Saya menjadi tua)
  • It tastes delicious (Ini terasa lezat)
  • You seem handsome if you take this one. (Kamu tampak tampan jika mengambil yang satu ini.)

Perbedaan Linking vs Action Verb

Action verb adalah kata kerja yang mengandung aksi (tindakan). Memakai, menulis, membuat, menendang, minum, makan, dan lain sebagainya adalah deretan kata kerja aksi. Sebaliknya, Linking verb sama sekali tidak mengandung aksi.

Untuk membedakan keduanya, bandingkan kalimat berikut:

  1. Linking Verb : He looked hungry (He was hungry)
  2. Action Verb : He looked for food (He was for food)

Perlu diketahui, semua linking verb, posisinya bisa diganti dengan be. Pada contoh nomor 1, kata looked dapat diganti dengan be, yaitu was. Sehingga kalimatnya bisa diubah menjadi “He was hungry (Dia lapar)”. Sedang posisi action verb tidak dapat diganti oleh be. Pada contoh nomor 2, jika be menggantikan kata looked, maka artinya akan rancu, yaitu “he was for food (dia itu utuk makanan)”.

Amati serangkaian contoh lingking verb berikut:

He seems sad : He is sad
They become crazy : They are crazy
It tastes delicious : It is delicious
I remaind happy : I am happy

Demikian contoh linking verb yang bisa saya uraikan. Jika Anda masih mengalami kesulitan memahami materi ini, silahkan bertanya lebih lanjut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed